From The Net To Real Life

Tak terasa sudah lebih dari dua tahun saya menjadi “Kepala Sekolah” dari sebuah milis yang kemudian berlanjut pada obrolan tiada henti di YM setiap hari. Ya, SETIAP HARI kami ber-conference (atau istilah kami, “confi” dan “sekolah”) ria. Siapa yang mengusulkan saya menjadi KepSek pun saya tak ingat lagi, yang jelas setiap hari saya rutin “membuka gerbang” untuk teman-teman baru ini. Milis apa sih memangnya? Milis Weddingku. Kami bertemu di situs terkenal itu ketika sibuk menjalani persiapan menikah (walaupun akhirnya satu di antara kami masih ketinggalan kereta hingga sekarang tetapi doa kami tak putus agar ia segera ‘melompat’ ke gerbong yang sama), bisa ditebak obrolan kami kala itu, tentunya seputar info vendor dekorasi, foto, perias hingga souvenir. Setelah satu per satu melepas masa lajang (dan jalang) obrolan kami tetap berlanjut, mulai dari curhat adaptasi masa pengantin baru (kebiasaan pasangan sampai bertukar cerita anonoh, hohoho), kegembiraan serta kecemasan saat menjalani kehamilan pertama, kerjaan, kehebohan menjadi ibu muda hingga update khosip artis.

Saya termasuk perempuan yang susah bergaul di komunitas yang kebanyakan berjenis kelamin wanita. “Rempong pasti”, pikir saya. Salah omong atau salah nada sedikit saja bisa jadi perkara. Tapi saya tahu saya tak bisa selamanya berada dalam “tempurung” itu, lagian kalau berteman sama cowok terus manalah saya bisa bertukar pikiran soal rumah tangga (dari sisi istri) dan anak? Ternyata, Alhamdulillah banget, ‘murid’ sekolah saya itu masih bisa saya handle. Paling heboh jika ada yang mengusulkan jadwal kopdar, maklumlah semuanya punya jadwal sendiri. Belum lagi jika harus mengajak rombongan sirkus karena tak mungkin ditinggal, akibatnya pertemuan kami dihiasi dengan jejeran stroller dan kumpulan suami di meja sebelah. Seru banget! Kalau kangbayu bisa bertemu jodoh di dunia maya, saya pun menemukan ‘jodoh’ itu di tempat yang sama.

Buat anak murid sekolah saya,

Anggi, Anjar, Bebby, Inda, Dewi, Dhiny, Dini, Fine, JP, Dee, Vavan, Icha, Mira, Emi, Yuni, Pemil, Putri, Riska, Vikka

Thank you for adding colors to my life.

8 thoughts on “From The Net To Real Life

  1. Makasih juga bu… sudah mo nerima saya sebagai murid. walopun sering absen kopdar😛.
    Makasih juga buat temen2 lainnya… Lope Yu Pul… :*

  2. Hwaaa jadi terharu. Gak terasa ya udah 2 tahun milis kita berjalan🙂 tapi bener deeh, ngobrol sm kliyan anak2 WK sangat menghibur. Mulai dr gosip artis, fesyen, sampe tetek bengek laennya😉 thanks all… Thanks bu kepsek to write this story🙂

  3. wow>>>blog lo ada bunga2nya sekarang mand. Menjadi ibu emang mengubah kita HAHAHAHAHA

    eh iya sama yaa…seru nih punya temen2 kenalan dari dunia maya!

  4. @Mira:
    Agak nyesel tp ya mau gimana..

    @Dini:
    You’re welcome, dear..

    @Nisha:
    Si Shinto jg bilang hal yg sama..mang nape yeee gue sm bunga? Hihihihi.

  5. @Adhalinaaaaa: bisa aje lo, pret
    @Dewi: akh kamuh…
    @Dhita: Sini2 daftar..ada uang pangkal lho :p
    eh gue link ke blog lo ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s