Jend. Li Peng 11 Mos

Sebelas bulan! Tidak terasa bulan depan adalah ulang tahun pertama Igo. Klise sekali memang tapi betul adanya. Sebelas bulan ini berlalu sangat cepat (ya ya 40 hari pertama dunia serasa bergerak dengan sangat pelan :D). Perkembangan tahun pertama memang menakjubkan, betapa kita melihat tadinya si anak ‘tidak berdaya’ lalu beberapa bulan kemudian bisa berjalan tertatih-tatih, benar-benar ‘ajaib’. Ini perkembangan Igo dari bulan 10 ke 11 hidupnya:

Makan

Tak lagi mau makan nasi tim. Ia sekarang makan layaknya orang dewasa (dengan pengurangan beberapa bumbu tentu) dengan nasi dan lauk pauk. Saya selalu menyisipkan menu berkuah untuk memudahkan Igo menyantap makanannya. Soal cemilan, aduh banyak sekali kejadian di luar kendali saya. Igo sudah mencicip banyak makanan yang seharusnya belum boleh ia coba. Contohnya oreo cheesecake dan bakpao Oenpao. Tapi karena Nenna sangat murah hati (baca: tidak tega) jadilah tiap kali Igo minta sesuatu yang seharusnya tidak boleh ia konsumsi dituruti *menghela napas*. Sejauh ini apa yang diberikan tidak berefek negatif untuk Igo. Saya perhatikan ia lebih menyukai rasa gurih dibanding manis (looove Soto Kudus and Nasi Goreng Jepang), persis ayahnya. Dan saya sangat bersyukur punya anak yang memiliki selera makan besar. Aymen for that!

Mengerti perintah, kelakuan dan first steps

Anak kecil memang seperti spons yang mudah menyerap apapun. Begitu juga Igo. Sebentar saja diajari sesuatu langsung diikuti. Sekarang ia sedang hobi memukul-mukul (ringan) kepalanya sendiri tiap kali kita berkata, “Aduh kepalanya pusing” dan memencet tombol apapun…remote, HP, kalkulator dan mengikuti gaya kita sesuai benda yang ia pegang, misalnya: menaruh HP di telinga seakan-akan sedang menelepon atau mengarahkan remote ke arah TV. Bisa diminta untuk cium tangan dan cium pipi. Kemampuan motorik, sudah mulai melangkah tanpa berpegangan. Tapi cenderung malas latihan. Mungkin karena ia tahu dengan merangkak ia akan lebih cepat sampai tujuan dibanding titah.

Seiring dengan bertambahnya usia, emosinya pun berkembang. Igo mulai bisa memperlihatkan ketidaksetujuannya akan sesuatu. Dan saya lihat, ia berdeterminasi tinggi. Terlihat jika ia sedang melakukan sesuatu dan tidak berhasil, ia akan terus mencoba sampai akhirnya berhasil sesuai dengan yang ia inginkan. Haha keras kepala, ngototan! Hmm…definitely got it from me. LOL. Oh, Igo juga sudah mengerti salah tingkah. Setiap kali ia malu karena bertemu orang baru atau malu karena baru melakukan sesuatu yang membuatnya ditertawakan banyak orang…Igo pasti meremas pipi atau menggigit Mbak Siti atau Ibu atau Ayah. Siapapun yang sedang menggendongnya (-_-)’.

Di suatu hari nan ceria, Siti memberikan laporan kalau hari itu Igo sudah bisa berjalan beberapa langkah tanpa topangan. Dan hal itu kembali dilakukannya di depan Nenna dan Tante Keyko. Ayah dan ibu malah baru sedikit sekali dipertontonkan kebisaan baru ini..huhu. Tapi karena Igo tahu merangkak lebih cepat dibanding ia mencoba berjalan sendiri jadilah ia tetap merangkak full speed kemana-mana. Dan akhirnya setelah beberapa bulan mencoba mengajarkan Igo cara turun dari tempat tidur, sofa dan tangga dengan baik dan benar (bokong lebih dulu), Igo bisa!

Kelakuan baru yang cukup membuat Nennanya histeris adalah buka-tutup laci dan/atau pintu lemari. Semua isinya dikeluarkan dan mulai deh, brak bruk…buka-tutup, tak peduli himbauan kami soal jari yang ngeri terjepit. Bahkan hihihi saya dan suami sempat membiarkannya buka-tutup pintu sampai jarinya terjepit sedikit, biar kapok maksudnya…eh, tidak berhasil juga. Setelah menangis dan minta dicium bagian tangan yang sakit, ya kembali lagi buka-tutup. Haha.

Kebiasaan

Karena akhirnya gigi Igo sudah empat buah😀, saya pun membuat rutinitas baru (tapi lama) untuknya: sikat gigi. Kalau dulu hanya sikat lidah untuk membersihkan sisa susu, sekarang dua kali sehari Igo sikat gigi. Sikatnya Jordan stage 0 yang saya beli di Kem Chicks PP dan pasta giginya Zwitsal. Mau beli Oral Gel atau apalah itu yang banyak di online store kok sayang ya…mahal, hehe. Insya Allah pakai merek lokal dan standar tidak apa-apa.

Seperti yang ada di ‘laporan’ bulan lalu, Igo suka sekali menonton kanal Baby TV. Dan ini rupanya berlanjut hingga klip di YouTube. Sekarang, tiap kali ia melihat tantenya duduk di depan komputer pasti langsung menghampiri dan minta dipangku. Kalau sudah begini, sudah pasti si tante harus memasang Baby TV theme song di YouTube. Haha. Kecil kecil penjajah.

4 thoughts on “Jend. Li Peng 11 Mos

    • Hai, salam kenal ya. Thank you udah baca2. Nanti gue baca2 juga blognya. Silakan lho kl mau link. Bisa saling tukar informasi😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s