Jend. Li Peng 13 Mos

Kadang-kadang saya suka lupa kalau Igo baru menginjak usia 13 bulan. Gayanya sudah seperti orang dewasa saja. Seperti kemarin misalnya, ia sibuk mengejar bola ke sana kemari sembari memegang tempe goreng. Hahaha.

Igo dan Jalan

Jalannya sudah semakin mantap. Bahkan mulai bereksperimen dengan lari, belok dan berhenti mendadak. Semakin membuat jantung neneknya mau copot. Kadang masih suka terhuyung-huyung tapi kami tetap membiarkannya berlatih. Sesekali jatuh tidak mengapa. Masih kagok kalau harus berjalan dengan memakai sepatu sedikit keras. Hihi. Sudah bisa berdiri dari posisi duduk di lantai tanpa bantuan dan kembali berdiri tegak setelah membungkuk untuk mengambil barang. Good job, Igo!

Igo dan Makan

Semakin liar dan bebas. Walaupun masih dalam batas wajar. Sempat saya kasih icip ketoprak (saus kacang dibersihkan sedikit) and he loved it! Awalnya ketupat kemudian tahu eh lama kelamaan toge pun dihajar juga. Pupnya tidak masalah. Tahan banting juga dia. Makan sehari-hari juga sudah hampir disamakan dengan orang dewasa. Menunya sama tapi komposisi bumbu masih normalnya anak-anak. Suka sekali cap cay dan sayur bayam bening campur jagung.

Igo dan Bicara

Semakin cerewet! Aduh, ga ngerti deh keturunan siapa (bohong banget padahal emaknya super bawel). Haha. He can engange in a conversation with his own bahasa bulan. Kata yang jelas pelafalannya dan ia mengerti artinya: ayah dan mbak. Ya ya ya…tidak ada “ibu” di situ. Huh. Saya curiga karena orang-orang sekitar tidak membiasakan kata “ibu”. Jika kami sedang bercanda, saya selalu mengulang kata “ayah” misalnya “Igo, ayah mana? Ngumpet tuh! Ayah dimana? Ayah? Ayah?” Jadi Igo terbiasa mendengar dan belajar arti kata “ayah”. Sedangkan orang dewasa lain di rumah jarang yang membahasakan saya. Huhu. Nasib. Akhirnya sekarang saya suka promosi diri sendiri di depan Igo. “Igo, ibu mau cuci botol dulu ya. Igo tunggu Ibu di sini,” misalnya.

Igo dan Favoritnya

Masih lebih menikmati tayangan Baby First TV dibanding Playhouse Disney. Suka sekali dengan bola. Tidak bisa lepas dari mobil dan motor terutama bagian setir dan roda. Sudah mengerti konsep naik mobil; masuk, duduk, tutup, dan mengunci pintu. Semua harus ia kerjakan walaupun neneknya hanya ingin mengajaknya main di dalam mobil tanpa menyalakan mesin. Entah kenapa sangat tertarik dengan perut dan pusar.

Yang harus diperhatikan ibu

Menurut situs yang sering saya jadikan ‘kitab’ mengurus anak, pada usia 13 bulan nafsu makan anak mengalami perubahan. Ditambah lagi, anak mulai mengerti pilih-pilih makanan. Perubahan nafsu makan ini mungkin terlihat aneh mengingat anak sedang aktif-aktifnya. Tak perlu khawatir, karena pertumbuhannya sedang melambat jadi ia tidak perlu terlalu banyak makan. Jangan memaksa anak untuk makan seperti porsi ia biasanya. Biarkan nafsu makannya menentukan porsi yang masuk. Walaupun orangtua tidak bisa mengontrol seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, kita tetap bisa mengatur pilihan makanan yang akan diberikan. Tetaplah memberikan anak pilihan menu sehat. Ternyata di rentang usia 12-14 bulan, anak mulai aktif bermimpi saat tidur. Kadang mimpi bisa mengganggu tidur malamnya. Untuk mengantisipasi hal ini, orangtua harus tetap (jika belum, ini waktu yang tepat untuk memulainya) melakukan kebiasaan sebelum tidur, misalnya: membaca buku cerita, bernyanyi,  seperti biasanya. Hal ini dapat membantu pola tidur anak tetap terjaga dengan baik.

2 thoughts on “Jend. Li Peng 13 Mos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s