Don’t Forget The Simple Stuff

Seorang teman bertanya pada saya, “Apa nasihat paling baik yang bisa diberikan kepada seorang ibu baru?” Karena saya juga baru masuk ke dalam wilayah “ibu”, saya tidak bisa memberikan “nasihat”. But I do have some guidelines I use myself:

1. Kenali, pelajari, dan asah insting seorang ibu. Caranya? Mudah saja. Tanpa disadari kita sudah melakukannya setiap hari hanya dengan menjadi ibu. Dan tanpa disadari pula, kadang kita seperti menghalangi insting tersebut terasah. Misalnya dengan langsung percaya dengan apa yang dikatakan orangtua kita mengenai tumbuh kembang anak. Ya kalau apa yang disampaikan masuk akal, kalau tidak?

2. Listen to your kids. Watch the signs they’re giving you. Berjilid-jilid ensiklopedia, berjam-jam di depan situs kesehatan, sibuk mingling di milis bertema “ibu-ibu” kadang bukan solusi yang tepat. Pusing ya, merasa bersalah ya tapi belum tentu masalah selesai. Jelas saja, kondisi tiap orang berbeda, jadi pengetahuan yang kita miliki sebaiknya diselaraskan dengan kondisi dan situasi di rumah kita.

3. Dunia tidak akan berakhir jika kita tidak melakukan apa yang dilakukan orang lain atau tidak memiliki apa yang dimiliki orang lain. Mirip dengan lagu Shaden di tahun 90-an ya? *halah* Jokes aside..kalimat itu benar. Tak bisa ASIX walaupun sudah berusaha? Dunia tidak akan berakhir. Tidak selalu kasih anak homemade food? Dunia masih berputar. Tidak punya the “it” stroller nor diaper bags? Oh honey, I’m trying so hard not to pull your hair right now. LOL.

There you have it, my so called guidelines..my Idiot’s Guide to Motherhood.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s