What’s In a Name? A lot!

Penanya: Nama lengkap?

Saya: Amanda

Penanya: Amanda….?

Saya: Amanda saja (-_-)’

Percayalah. Percakapan seperti di atas telah seringkali terjadi. Salahkan orangtua saya yang sangat irit memberikan nama untuk anak sulungnya. Waktu kecil, saya selalu menambahkan satu nama di belakang “Amanda”. Nama yang saya pilih berubah-ubah salah satunya adalah Susetiawati, LOL. Entah kenapa saya memilih nama itu. Saya pernah bertanya kepada mama, kenapa nama saya hanya satu kata. Menurut mama, nama saya itu sudah cukup tegas jadi tidak perlu ada tambahan lagi. Awalnya, orangtua saya ingin memberikan nama “Inira Medina”. “Medina” karena ketika saya lahir, kakek dan nenek dari pihak mama sedang berada di sana. Sedangkan saya lupa apa arti “Inira”, hihi. Eh, kebetulan banget ya..”Inira”, “Inigo”. *maksa* Alasan kenapa nama tersebut batal dipakai adalah karena eyang dari pihak papa tidak setuju. Katanya “Medina” itu seperti “medeni” (menakutkan, bahasa Jawa), HADEH. Jadilah nama saya, Amanda, sederhana namun tegas.

Kebalikan dari saya, suami memiliki nama cukup panjang: RM. Febrianto Joko Nurcahyo Dukplaktregdess. Arti namanya kurang lebih “Anak bercahaya yang lahir di Februari”, hahaha sebenarnya ini saya saja yang mengira-ngira, LOL. Namanya cukup redundant. Sudah ada “nur” kok masih ditambah dengan “cahyo” (maafkan saya, Bapak dan Ibu Mertua). “Joko” adalah nama turunan keluarga. Ketika kami akan mencetak undangan pernikahan, rasa iri saya akan mereka yang memiliki nama lebih dari satu kata muncul kembali. Bagaimana tidak? Nama saya dan suami begitu timpang! Si mama mengusulkan untuk menambahkan gelar sarjana di belakang nama kami berdua, lah itu mah sama saja bunuh diri, hahaha..otomatis nama suami bertambah panjang juga dong? Akhirnya, ya saya pasrah saja dengan ketimpangan itu.

Untuk urusan nama anak, saya yang pegang kendali kami sepakat untuk urun rembuk hanya antar kami berdua saja. Hihi egois. Ibu mertua pasrah karena cucunya sudah berderet jadi greget memaksakan kehendak memilihkan nama sudah lewat masanya. Si mama terlihat adem ayem dengan keputusan kami ini. Tapi jika kami sedang berembuk beliau suka menceletuk ketidaksetujuannya terhadap nama tertentu (-_-)’. Di depan mertua, saya melakukan kebodohan tingkat tinggi, hohoho. Saya menjelaskan dengan berapi-api kalau kelak nanti anak kami tidak akan diberi nama sesuai bulan lahir, zodiak, serta diselipkan kata “putra” atau “putri” sebelum nama keluarga. Menurut saya hal itu sangat ketinggalan zaman dan tidak kreatif. zZzzZz lupa ingatan kalau nama suami itu polanya seperti yang baru saya sebutkan. Hahaha.

Anyhoo, karena saya tergila-gila akan bahasa Sansekerta maka saya pun keukeuh harus ada kata dari bahasa tersebut di nama anak-anak. Entah kenapa, mungkin juga karena feeling dari awal hamil mengatakan janin yang saya kandung berkelamin laki-laki, kami hanya serius mencari nama anak laki-laki saja. Saya pun mulai licik mencari tahu apakah gelar “RM” harus disertakan di dalam nama anak, saya agak kurang suka. Tapi ternyata harus. Huuuuh. Untung “Joko” tidak harus masuk ke dalam nama jajaran cucu. Kalau tidak, saya kami harus repot mencari padanan kata yang cocok dengan kedua kata itu. Hasil iseng browsing kami di internet dan juga kamus Sansekerta berbuah manis, “Inigo Anargya” kombinasi bahasa Spanyol dan Sansekerta yang berarti “Anak laki-laki yang penuh semangat” atau “Anak laki-laki yang semangatnya berkobar-kobar”. Langsung mendapatkan restu si mama dan Ibu Mertua. Asyik! Oh ya, akhirnya nama lengkap Igo tidak memakai “RM” karena saya pura-pura lupa miskomunikasi dengan Ibu Mertua soal nama di Akte Kelahiran. Hohoho.

Untuk anak kedua, yang entah kapan munculnya, suami sudah tek nama. Cih!

Suami: Nama Rayya bagus kan untuk anak perempuan?

Saya: Eh iyatumben usulannya bagus. Hehe. Nama lengkapnya siapa ya enaknya?

Suami: Indonesia Rayya!

Saya: *PLAAKKKK*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s