Jend. Li Peng 16 Mos

Waktu benar-benar berlalu dengan cepat. Rasanya baru kemarin kami menimang Igo yang dibedong rapat, sekarang ia sudah bisa berlari ke sana kemari dan memanjat apapun yang bisa dipanjat (-_-)’.

Igo dan Night Terror

Seperti yang sudah dibahas di blog entry sebelumnya, Igo sedang masuk fase sering mengalami night terror yang cukup menguras energi saya karena harus berulang kali terbangun tengah malam untuk menenangkannya. Sekarang saya masih dalam tahap trial and error, kadang berpikir Igo tidak terlalu lelah bermain eh teror tetap datang dan begitu juga sebaliknya. Benar-benar butuh adaptasi kantung mata saya ini (T_T)

Igo dan makan

Alhamdulillah Igo termasuk anak yang doyan makan apa saja dan tidak memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Tapi itu bukan berarti saya terbebas dari fase memilih makanan dan aksi gerakan tutup mulut (plus gerakan mau-makan-tapi-kemudian-dilepeh). Saya harus betul-betul pintar mengamati kebiasaan dan selera makannya. Belum lagi kalau sedang tumbuh gigi, hadeh. Lucunya, setelah dia melepeh makanan, kadang dia suka memungut nasi satu per satu dan kembali memasukkannya ke mulut! (-_-)’ Sepertinya fase GTM ini dialami oleh kebanyakan orangtua batita, jadi saya tidak terlalu khawatir. Memang harus utak atik menu yang sesuai dengan selera anak saja sih. Igo suka sekali nasi bola keju dan bakso. Jadi kalau GTM sedang muncul, kedua menu itu yang jadi andalan saya. Oh, dia juga mulai tertarik dengan menyuapi diri sendiri. Jadi sekarang kami menyiapkan dua mangkuk dan sendok, satu untuk makan “beneran” dan yang lain untuk latihan. It’s very messy. Tapi ya seperti kata iklan itu, kalau tidak kotor bagaimana bisa belajar?

Igo dan komunikasi

Dia lebih bisa terlibat dalam percakapan. Terlihat kalau dia mengerti yang kami bicarakan tetapi memang belum bisa membalas dengan omongan. Bahkan kata “ayah” yang sudah fasih dia lafalkan sejak beberapa bulan lalu kini jarang sekali terdengar. Tapi soal bawel, jangan tanya…cicitcuwit dari melek sampai akan merem lagi di malam hari. Ya, you can’t have it all lah. Nanti akan datang waktunya Igo bisa berbicara dengan lancar.

Igo dan aktivitas-yang-bikin-orang-jantungan

Igo senang sekali jalan jinjit. Sepertinya ini kemampuan baru jadi dia selalu mengetesnya, tinggal kami saja yang ngilu melihat dia wira-wiri dengan kecepatan tinggi sambil berjinjit. Permainan yang sangat ia sukai adalah ci-luk-ba, petak umpet, dan (pe)tak lari. Semua dilakukan dengan super heboh. Ci-luk-ba menggunakan bantal atau selimut yang membuat kami ngeri dia keserimpet dan jatuh, petak umpet dikombinasikan dengan (pe)tak lari yang seringkali membuat dia lari super kencang sembari menghadap ke belakang sehingga tidak memperhatikan kondisi di depan. HADEH.

Igo dan kebiasaannya

Awalnya kami cukup lega karena Igo tidak memiliki “ketergantungan” terhadap sesuatu yang membuatnya nyaman, misalnya: pacifier alias empeng. Karena kami berpikir pasti akan sulit “menyapih”-nya. Ternyata kebiasaan itu muncul justru saat Igo mulai sedikit besar. Pertama sih dia hanya memain-mainkan jemari tangan saya yang sedang memegang botol susunya saat dia mau tidur. Lama kelamaan kebiasaan sebelum tidur ini pun terbentuk. Tak hanya memainkan jemari tangan saya, Igo suka suka mengelus lengan bawah saya dan menjadikan tangan saya guling (-_-)’. Saat dia tertidur, saya bisa leluasa menarik tangan saya. Tapi di tengah malam, ketika night terror terjadi, dia akan spontan mencari tangan saya. Hadududu. Kami masih mencari cara agar kebiasaan ini tidak bertahan terlalu lama.

Igo dan sosialisasi

Lucu rasanya melihat Igo berbaur dengan para sepupu yang usianya cukup jauh di atasnya. Untungnya para sepupu ini cukup bisa ngemong jadi Igo tak pernah merasa dijadikan anak bawang, hehe. Namun, ada hal yang sedikit membuat kami khawatir. Dengan bertambahnya usia, Igo lebih terlihat kolokan kepada kami (terutama saya). Mungkin karena dia mulai bisa menyortir orang dan lingkungan ya. Contohnya ketika kami mencoba memperkenalkan dia pada arena bermain di Grand Indonesia. Dengan sukses dia “koalaan” terus dengan saya (-_-)’. Tapi hal ini masih rancu karena waktu main itu pas sekali dengan jadwal nap dia. Butuh observasi lebih lanjut nih. Hehe.

Melihat Igo berinteraksi dan beraktivitas seringkali membuat kami menggelengkan kepala. Rasanya benar-benar tak percaya kalau anak ini sudah begitu besar. Igo, sehat selalu ya…tambah pintar dan tetap ceria. We love you, kiddo!

6 thoughts on “Jend. Li Peng 16 Mos

  1. Hah sama nara jg lg belajar makan sendiri.setiap makan gw siapin 2 piring+2 sendok.1 utk gw,1 utk dia di highchairnya.berhasil sih masukin bbrp ke mulutnya dgn sendok walo seringkali abis makan harus dicemplungin ke bak mandinya hehehe

    Igoooo,da gedeeee! rasanya baru kmrn gw liat foto di fb lagi nyukur rambut yg pertamaaa😀

    • Haha..Nara juga ga terasa udah sebesar itu. Padahal sms lo yg bilang kl udah lahiran tanpa proses lama itu seperti baru gue terima😀

  2. Toss untuk makan sendiri. Anak gue juga kekeuh mau nyuapin sendok sendiri tapi selalu tumpah.. kalo dibantu dia mereh-mereh.. hadeh.. selamat menjalani hari2 GTM dan GMM ya mamaks..

    Igooo udah gede aja nih. man lo edit foto itu pake apa? lucu font nya..

    • Berarti memang fasenya ya..gpp lah kan latihan…cuma gue gemesnya itu loh..makan dilepeh tp hasil lepehan malah dipunguti (-_-)’
      Seperti punya anak pemuda bok..siap malam mingguan😀

  3. selalu suka baca blognya manda.. anak kita seumuran, dan hampir semuanya di fase yang sama.. kalo Igo suka jinjit, anakku, Akhtar, sukanya jalan mundur.. hihihi..

    lucu sekali ya mereka itu.. semoga anak kita selalu sehat dan tambah pinter terus…

    (btw, ngiri liat Igo yang gendut, uhuhuhuw..T.T)

    • Hai Ully, salam kenal ya. Thank you udah blog walking ke sini😀
      Wah, Igo baru masuk fase jalan mundur nih kaya Akhtar, LOL.
      Igo gak gemuk kok..terlihat chubby tapi sebenarnya sih ga juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s