Today a Reader, Tomorrow a Leader

Saya suka sekali membaca. Semua berawal dari rasa penasaran saya akan satu aktivitas yang sering sekali saya lihat di rumah: orang dewasa membaca koran. Mama cerita kalau suatu hari saya merengek minta diajarkan membaca di usia 3 tahun. Hasilnya? Di usia 5 tahun bacaan saya adalah Tempo. Hahaha. Majalah itu selingan kalau saya bosan dengan buku anak-anak seperti serial Tini, artikel favorit saya adalah Indonesiana, Pokok dan Tokoh, Duniasiana, dan Kriminalitas . Wanjeeeng parah amat sensorship si mama, LOL. Suka membaca dari kecil artinya si mama juga harus siap dengan berondongan pertanyaan “bodoh” dari saya. Pernah kejadian…di mobil saat hendak ke rumah eyang, saya sibuk membaca Tempo terbaru lalu dengan polos tiba-tiba muncul di sela kursi depan dengan pertanyaan, “Ma, buah zakar itu apa sih?”  Hahaha.

Karena kami saling melengkapi (najis!), saya yang suka baca ini menemukan jodoh yang sama sekali tidak suka baca. Jadi tiap kali saya pergi ke toko buku, suami pasti menunggu di luar atau di bagian elektronik. Nah, karena membaca adalah kebiasaan yang baik, saya pun ingin menurunkannya pada Igo. Awalnya saya membelikan dia soft books dan sekarang naik kelas menjadi board books. Senangnya melihat Igo antusias membuka dan (seakan-akan) bertanya isi buku ceritanya. Kenapa saya pilih board book? Supaya awet, tidak disobek-sobek Igo. Hehe. Memang sih untuk buku benar-benar harus mengais anggaran RT tapi determinasi saya cukup tinggi untuk hal ini, pokoknya harus bisa.

Sekarang saya lagi “mengoleksi” board book seperti di bawah ini. Belinya di TB Kh*risma dengan harga yang cukup terjangkau, Rp 25.000. Board book ini terbagi ke dalam dua seri (menurut pengamatan saya ya :P): seri belajar dan cerita. Recommended!

Nah, kalau yang di bawah ini..benar-benar TERFAVORIT 2010 deh. Saya membelinya di sebuah toko online di FB. Harganya kalau tidak salah Rp 35.000-40.000/buku, lupa pastinya. Dari awal buku itu datang ke rumah sampai sekarang, Igo tidak pernah bosan. Supaya lebih seru, kami selalu memberikan efek-efek saat bercerita seperti suara kereta api uap, mobil, dll.

Tak sabar rasanya ingin mengenalkan buku-buku lain pada Igo. When the time comes, I will buy him almanac like these:

Note:

4 thoughts on “Today a Reader, Tomorrow a Leader

  1. Aaaaah, Igo, tante Ida juga punya hobi yang sama denganmu. ayo main2, nanti tante bacain buku lengkap dengan intonasi heboh dan peragaan tangan, hihiihi

  2. Thank you Manda atas racunnya *langsung klik FB Matthew’s House jd friend di FB*

    Btw, gue jg hobi baca dr kecil. Dan kayaklo juga, gue dulu juga hobi baca seketemunya. Mulai dari Tempo, Pos Kota, Kompas, Majalah Kartini, anything lah. Sampe-sampe gue udah tau peliknya perselingkuhan dll gara2 keseringan baca Oh Mama Oh Papa dan Nah Ini Dia hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s