Jend. Li Peng 18 Mos

Apa?! Igo sekarang sudah 1.5 tahun?!?! Gaya sih memang semakin sotoy tapi raut muka dan kelakuan kok ya masih bayi banget. Hihi…

Perkembangan sosial dan emosional

Sudah bisa memperlihatkan ketidaksukaannya terhadap sesuatu. Tidak hanya berlaku pada pemilihan makanan tapi juga saat waktunya mandi, dan ganti baju. Biasanya kalau Igo masih belum mau mandi, dia akan menolak saat kami hendak melepas baju dan celananya (-_-)’. Kadang cara menolak atau menunjukkan rasa tidak sukanya dengan cara yang “baik” tapi tak jarang cara “tidak baik” alias memukul juga dilakukannya. Pernah baca kalau biasanya yang menjadi target pukulan batita itu orangtuanya (T_T) tapi tak perlu khawatir, karena artinya si anak percaya pada orangtuanya. You’re safe person to show how upset and frustrated he can get. Yang bisa kita lakukan adalah menjelaskan dengan bahasa sederhana kalau memukul itu adalah tindakan yang tidak baik dan untuk menyampaikan sesuatu dia bisa memakai cara lain.

Perkembangan lain yang lucu sekali untuk disimak adalah bagaimana Igo mulai tebar pesona ke orang asing. Seringkali dia menegur anak-anak lain saat bermain bersama di mal dan dia juga lebih “welcome” pada orang lain selain kami.

Perkembangan verbal

Sampai saat ini kata yang jelas Igo sebut hanyalah “Ayah”. Oh Ramadan kemarin Igo mengenal dan bisa melafalkan “Allahu Akbar” menjadi “Awobaba”.  Sisanya hanya gumaman dan beragam kode yang hanya bisa dimengerti oleh kami (-_-)’. Semua ada waktunya sendiri ya, nak…hihi. Tapi jangan salah ya, tak bisa melafalkan kata dengan jelas bukan berarti Igo tidak cerewet. Hohoho…seperti ibu yaaaaa? Mulutnya tidak berhenti bergumam bahkan kadang dia seperti bernyanyi mengikuti musik atau lagu yang saya dendangkan untuknya. Keep practicing ya, Go!

Igo and his so called security blanket

Saya pikir saya terbebas dari derita ketika Igo ternyata tidak suka empong alias pacifier. Bayangkan sulitnya untuk “menyapih” anak dari barang yang bisa memberikannya kenyamanan. Rupanya saya terlalu cepat bersorak (-_-)’. Entah mulai kapan, Igo sukaaa sekali cubit-cubit kecil kulit siku saya. Dan belakangan, tangan saya malah dia jadikan guling. Pokoknya harus nempel sama ibu! Dan jangan sediiiiih…biar pun dia sudah lelap, saya tetap tidak bisa melarikan diri karena gerakan sedikit saja akan membuatnya waspada kemudian mempererat pelukannya.

Pertama kali sakit (cukup parah)

Kami bersyukur sekali Igo termasuk anak yang jarang sakit. Ya kadang ada pilek sedikit kalau udaranya memang tidak “enak”. Panas tinggi pun tidak pernah, paling sedikit sumeng kalau tumbuh gigi atau setelah imunisasi. Dan datanglah penyakit lebaran alias kecapekan plus masuk angin. Selama 2 hari suhu tubuh Igo manteng di angka 38.8-39 derajat. Super rewel dan hanya mau makan yang lunak-lunak. Alhamdulillah cairan masih bisa terus masuk. Yup, di saat seperti kemarin itu dehidrasi adalah hal yang harus dihindari. Kami pun berganti-gantian menjaganya sepanjang malam. Aduh, melihat anak sakit itu benar-benar cobaan orangtua deh. Rasanya ingin sekali menggantikan posisinya. Untung di hari ketiga panasnya reda, dia pun mulai sotoy ingin beraktivitas kembali walaupun masih doyong. Dan sekarang nafsu makannya berangsur pulih.

Sehat terus dan bertambah pintar ya, Igo…ayah dan ibu you so much!

2 thoughts on “Jend. Li Peng 18 Mos

  1. “You’re safe person to show how upset and frustrated he can get.”

    wah, ga pernah berpikir sampe kesitu. hmmm anakku darin pas lagi seneng-senengnya mukul nih.. hehehe.. tks for sharing.. suka blog nya🙂

    • Menurut hasil baca2 sih begitu ya, hehe.
      Mungkin krn anak tau konsekuensi dr kita itu seberapa jauh…
      Hehe, gue juga suka baca blog lo nih..suka nyontek resep lagi. Hahaha…gue link ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s