Over and Out

Sampai saat ini, saya masih “bermeditasi” dengan bantuan Pak Erbe Sentanu. Dan perlahan tapi pasti, saya merasakan perubahan positif. Tidak usah detail lah ya … yang pasti saya merasa lebih sabar dalam menghadapi situasi sehari-hari. Lalu apa lagi nih yang dirasakan setelah hampir tiga (atau empat?) bulan bermeditasi? Saya mudah capek dengar segala macam hal yang negatif. Ya, memang sih saya masih suka bergunjing … hahaha, manusiawi tapi saya membatasi diri. Sekarang saya mengerti perasaan suami beberapa bulan lalu saat dia baru mulai bermeditasi. Dulu dia pernah bilang kalau dia mau membatasi diri dari hal-hal negatif, salah satunya adalah berita di televisi. Awalnya saya berpikir “Segitunya amat?” tapi setelah saya jalani sendiri … saya baru paham.

Coba deh perhatikan … berapa besar energi yang kita keluarkan untuk bernegatif ria? Terlalu banyak! Dan tanpa disadari, aura negatif itu terbawa ke dalam perasaan kita dalam menjalani hidup. Gak percaya? Ini contohnya … ngedumel. Tidak ada salahnya kok mengeluarkan uneg-uneg supaya lega … tapi harus selalu ada batasnya. Kalau ngedumel, kita akan terjebak di dalam situasi negatif … karena pikiran dan perasaan berputar-putar pada hal yang sama dalam jangka waktu lama. Dan akhirnya … kita membuang waktu berharga yang harusnya bisa digunakan untuk hal-hal yang positif.

Twitter adalah salah satu contoh dahsyat media bernegatif ria. Coba … berapa kali Anda su’udzon setelah membaca tweet seseorang? Kalikan su’udzon itu dengan jumlah orang yang Anda follow. Bedeeeuuuh! Canggih kan? Tidak … saya tidak sok suci kok. Seperti yang saya tulis di atas, saya masih suka ngerumpi tapi sekarang saya batasi … tentang apa, siapa, dan dengan siapa. Bukan apa-apa ya … pusing kalau terlalu banyak. As if I need more drama in my already-complicated-life.

Memang benar deh … semua hal itu harus pas, tidak kurang dan tidak lebih. Saya bisa bilang kalau saat ini saya sedang dalam kondisi “tenang” … mungkin karena apa yang saya jalani sekarang lebih seimbang dibanding dulu. Saya masih sosok yang kadang emosian tapi sekarang mengerti di mana tombol santai dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya, saya pun masih sosok yang suka ngobrol ke sana kemari tapi sekarang saya punya tombol mute (dan paham kapan harus memencetnya). Mudah-mudahan kondisi ini bertahan sampai nanti.

6 thoughts on “Over and Out

  1. Saya juga baru mendapat kiriman hasil belanja OL hihihi buku Erbe Sentanu yang kedua, setelah quantum Ikhlas…setuju sekali, walau tetap masih bingung bagaimana dan kapan cara ikhlas yang dimaksud buku tersebut…tapi jadi sedikit relaks ternyata gak perlu ‘ngotot’ hohoho btw saya gak punya buku yang pertama justru waktu itu pinjem temen, mbak Manda sering dengerin CDnya juga kah ?

    • Yup, yg gue maksud bermeditasi adalah mendengarkan CD-nya. Supaya lebih praktis, sudah dimasukkan ke dalam handphone😀
      Biasanya gue dengerin pas bangun tidur dan kalau sempat, sebelum tidur malam.
      Entah sugesti atau ga, tapi yang pasti gue memang merasa lebih rileks sih.

  2. siip masukin list deh thanks bu, tapi kalau udah pernah baca, listnya dimundurin dikit, tertarik dengan buku Lelaki Penggenggam Hujan (katanya biografi nabi Muhammad), dan pengantin Al-Quran (Quraish shihab), bagi2 inpo lagi ya kalau ada buku bagus , karena jujur aja tertarik baca Quantum ikhlas setelah baca blog ini🙂

    • Wah, gitu toh … tertarik beli setelah baca di sini? Hihihi.
      Pada dasarnya gue tipe orang yang agak susah baca buku2 model begini … apalagi kedua buku yang barusan lo sebut.
      Haha tapi kalau ada yang bagus lagi boleh deh gue infoin. Eh ya, Terapi Berpikir Positif juga ok tuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s