Bangga Banget Bisa Berbatik

Buat saya, batik itu nggak harus dipakai saat menghadiri acara resmi saja. Walaupun di kantor tidak ada aturan harus memakai batik pada hari tertentu tapi bukan berarti tidak ada yang pakai … saya salah satu yang suka tiba-tiba memakainya. Batik, kan, tidak harus selalu berwarna coklat dengan motif “resmi”. Beruntung saya kerja di kantor kreatif jadi tidak masalah kalau saya memakai baju batik dengan model sedikit berbeda, warnanya pun cukup jreng.

Untuk sehari-hari saya suka banget batik garutan karena terkesan santai tapi cukup appropriate dipakai kerja. Warnanya pun beragam, lucu banget kalau dikombinasikan. Motif batik garutan favorit saya itu kumeli. Kalau lihat kumeli warna-warni … ih, kalap! Biasanya saya beli dua kain dengan motif dan warna berbeda lalu bawa, deh, ke tukang jahit. Modelnya cari inspirasi dari internet. Kalau batik “resmi” saya suka banget motif parang dan mega mendung. Obsesi batik terkini saya itu pengen banget tas kombinasi batik dan kulit. Ada satu model yang menurut saya tuh saya banget … sayang harganya masih di luar anggaran😀

Kalau untuk anak, saya termasuk orangtua yang hanya memakaikan batik ketika kami harus menghadiri acara resmi seperti resepsi pernikahan. Piama batik, sih, punya tapi Igo nggak mau pakai. Mungkin menurutnya kurang nyaman. Sudahlah pakaian anak laki-laki tidak banyak ragam eh, Igo picky pula jadilah koleksi batik Igo terbatas hanya kemeja saja. Menurut saya, anak laki-laki tuh ganteng banget kalau pakai kemeja batik + celana jeans panjang polos + sepatu keds. Gagahlah pokoknya😀 Lihat aja gaya Igo di bawah ini …

Kemeja batik: tanpa merek oleh-oleh dari eyang

Beberapa waktu belakangan di Mommies Daily lagi gencar banget  promo kampanye bodrexin “Satu Batik, Jutaan Jari”. Kampanye ini lucu banget, deh, karena mengumpulkan sidik jari anak yang diunggah ke fanpage bodrexin lalu nanti semua sidik jari tersebut akan dibuatkan satu motif batik. Salah satu cara unik menyimpan kenang-kenangan anak, hohoho. Coba bayangkan … 10 tahun lagi kita bisa bilang, “Nak, di batik yang itu ada sidik jari kamu, lho.” Seru!

Anyway, pas bikin post ini saya sambil ngintip online shop yang jual tas batik incaran … -__- jadi tambah ngiler ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s