To-do List

Kemarin saya membuat daftar di dalam kepala … hal-hal yang harus jadi rambu bagi saya dan Febri sebagai orangtua:

1. Kami nggak boleh gengsi mengakui kesalahan pada anak. Dan lalu minta maaf pada mereka.

2. Kami harus bisa mendengarkan perasaan dan pemikiran anak tanpa mengedepankan emosi.

3. Kami harus bisa menerima bermacam bentuk komunikasi tanpa berpikir anak sedang kurang ajar kepada kami.

daftar itu belum komplet. Mudah-mudahan kami bisa menjalaninya.

2 thoughts on “To-do List

  1. point 3 lagi jleb banget nih. anakku 2,5 taun baru-baru ini kalo lagi ngamuk suka bilang, misalnya bunda, ambil susu, cepetan, sana bunda, instead of bunda, fayra mau susu, tolong ambil susu (ini kalo lagi baik2 dia bilangnya gini) pas pertama dia gitu, gw shock dan ampir emosi.tp sambil dia ngamuk gue ambilin susu dan gue bilangin nggak boleh bilang gitu. cuma apakah tiap anak mengalami fase itu ya, dimana sebenrnya mereka nggak berniat kurang ajar, cuma mereka belom tau aja kalo kata-kata itu nggak sopan. kalo igo gimana ?

    • Sama, sih. Sepertinya memang ada fasenya. Biasanya kalau Igo … gue nggak bakal ‘jalan’ untuk nuruti sampai urusan kasih tahu bahwa hal itu “salah” beres. Kalau untuk anak yang usia kecil, masih bisa toleransilah … haha susahnya kalau dewasa, kadang-kadang orangtua suka lupa kalau mengemukakan pendapat itu emosi sering terlibat, jadi nggak boleh main tuduh anak lagi kurang ajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s