Match Made In ….?

Lebaran kemarin saya sempat post di Path soal saya dan Febri yang beruntung berjodoh dengan orang dengan latar belakang keluarga yang sama semrawutnya. Lalu kami pun ngobrol soal jodoh ini. Soal bibit, bebet, bobot. Soal perjalanan kami menjadi pribadi yang lebih baik. Dulu merasa orangtua, tuh, lebay kalau bahas 3B itu. Sekarang … seperti banyak hal lainnya, baru merasa kalau yang dibahas orang tua itu ada benarnya. 

Like I said, we’re lucky. Kami mendapatkan pasangan yang bisa melakukan hal-hal di atas, terutama bagian “mendorong supaya bisa jadi lebih baik”. Dalam kehidupan kami, banyak contoh pasangan yang nggak seberuntung itu. Ada yang sudah pisah, ada juga yang masih menjalani pernikahannya. Kenapa mendadak nulis soal ini? Belakangan lagi dihadapkan pada situasi yang berhubungan dengan “bibit” (asal usul keluarga) dan “bobot” (kualitas individu) sebagai pasangan. Kami jadi ngeh banget kalau pasangan memegang peran cukup penting dalam menentukan arah hidup; mau bawa keluarga ke mana, mau jadi pribadi seperti apa. Jadi istri jangan manut-manut saja … jadi suami jangan plintat-plintut. Mulai semua hal dengan dengan yang baik apalagi pernikahan. Situasi yang sedang kami coba tangani awalnya sudah njlimet, bagian tengahnya tambah parah karena individu yang terlibat di dalamnya tidak bisa menolong dirinya sendiri, malah bikin tambah runyam. Sekarang masuk peran baru, peran yang harusnya bisa merapikan situasi tetapi justru mempersulit. So yeschoose wisely. Bukan yang sempurna, karena tidak ada, pilih yang “pas” … pas kita lagi negatif, dia bisa positif … pastikan bisa memandu kita ke arah yang lebih baik.

macam di foto ini … pas istri monyong, suami senyum manis

 

 

2 thoughts on “Match Made In ….?

  1. Dulu suka merasa ortu lebay ngomongin 3B, selain karena darah muda, ada unsur lagi cari jati diri juga jadi smua yg dibilangin ortu istilahnya salah until proven otherwise.

    • Kalau gue, dulu paham maksud ortu walau ada pertanyaan2 “Gimana kalau B instead of A?” tapi begitu menjalani sendiri seperti baru melihat ada kaitan2 hal-hal tersebut di dalam lingkaran hidup. *berat amat jawabannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s