Circumcidere

Buat yang kenal Igo in person pasti bilang kalau anak saya itu ketu alias “ketuaan”. Mungkin bawaan orok, tapi mungkin juga itu adalah hasil bentukan saya dan Febri. Beberapa hari lalu Igo mengeluh kalau penisnya sakit kalau dia duduk posisi tertentu. Saya cek nggak bengkak. Apa mungkin digigit serangga? Observasilah kami. Senin Igo masih mengeluh dan saya lihat agak bengkak, oke, diputuskan cek ke dr. Kiki. Betul saja … ternyata bengkaknya tambah besar jadi dr. Kiki merujuk Igo ke dokter bedah umum juga dikasih pengantar untuk cek urin di lab. Setelah semua selesai, kami pun pulang. Saya berulang kali menekankan ke Igo soal kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi termasuk soal sunat. Igo, sih, bertanya khas anak-anak saja seperti “Ayah dulu begitu juga?”, “Dijahit nggak?”, “Disuntik dulu?”😀 Febri juga turut andil menyemangati Igo. Ya, sebisa-bisanya saya menjelaskan, tetap saja Febri yang lebih punya pengalaman toh? Hahahaha.

Selasa pagi kami sudah duduk manis antre di RS. Langsung masuk dan Igo pun dicek lagi. Diagnosanya, Igo phimosis, jadi kalau bebersih setelah pipisnya kurang maksimal bisa numpuk, deh, tuh, kotoran. Sebenarnya ada beberapa solusi untuk kondisi ini; bisa dibersihkan atau disunat. Saya dan Febri berpikir toh anak ini pada akhirnya juga akan disunat juga, kan? Jadi daripada kasihan … kondisi bengkak bisa terulang, ya, sudahlah, langsung putuskan Igo disunat saja sekalian. Kapan sunatnya? JRENG … ternyata siang itu juga! Ngok! Dokternya baik banget, dia langsung ngomong ke Igo, “Kamu mau tanya apa, nih, fren soal sunat?” (FREN! Hahahaha … 80-an much?) Igo langsung tanya soal jahit, suntik, sakit.

Dengan pertimbangan Igo berontak, dokter usul supaya bius total. Ya, sudahlah. Cek jam makan terakhir, ngobrol sama dokter anestesi, lalu langsung set jam operasi. Urus ina-inu asuransi eh, Igo kecolongan minum air … zZzZzz. Jadilah operasi kecil diundur satu jam. Selama menunggu, kami memberitahukan keluarga soal rencana mendadak ini. Langsunglah HP nggak berhenti bunyi … semua heboh. Apalagi keluarga saya … secara Igo cucu pertama, ya. Si Mama berulang kali whatsapp bilang perutnya mules. -___-

di ruang pemulihan

Karena mendadak, kami juga nggak ada persiapan apa-apa. Paling Febri pulang sebentar untuk ambil sarung. Untung pas lagi ngobrol sama suster jadi tahu kalau di situ jual celana sunat. Haha, baru tahu, deh, ada yang namanya celana sunat. Jadi model celananya sama seperti brief tapi bagian penis ada semacam mangkuk gitu, supaya rada gembung biar nggak kena luka. Cusss, langsung beli. Igo ketawa terus lihat calon celananya. Bahkan sempat dipakai di kepala -___-

Begitu dipanggil masuk kamar operasi … Igo sempat nangis. Wajarlah, ya. Selama ini, kan, sunat itu cuma konsep. Eh, hari itu betul-betul jadi kenyataan. Saya gandeng masuk ke dalam sambil terus menjelaskan kalau semua akan baik-baik saja, Igo nggak akan merasa sakit karena akan dibuat tidur. He is such a trooper. Santai di meja tindakan, siumannya juga baik-baik saja. Agak kaget dengan bentuk baru dan bergidik lihat darah kering di sekeliling jahitan tapi selebihnya, dia oke banget, deh. Bahkan setelah diperbolehkan pulang, Igo nggak mau hanya pakai sarung saja … dia langsung minta pakai celana sunat dan juga celana pendek jeans-nya. Begitu nggak merasa ngilu pakai celana, dia coba jalan pelan-pelan sampai akhirnya sukses jalan sampai depan RS. Kami pulang naik angkot. Sesampainya di rumah Igo langsung minta makan, superlapar secara terakhir makan pukul 08.30. Sempat sekali muntah, mungkin efek bius atau masuk angin, tapi setelahnya dia lebih lega dan makan lahap.

gagah pakai celana sunat ^^

Hari ini dia ceria seperti biasa. Bangga banget, deh, Goooo. Nanti kalau sudah sembuh kita beli Tamiya, yaaaa.

8 thoughts on “Circumcidere

  1. selamat ya Igo🙂

    eh klo abis disunat tuh mesti diselametin gak sih?
    yah pokoknya gt lah. aku bacanya meski rada meringis nyeri *ngapainnn? hahaha* tp seneng krn jaman sekarang sunat tuh katanya ga (se)sakit (dulu).

  2. wahh Igo udah sunat.. selamat yaa..
    jadi keinget sepupuku, seumuran Igo juga.. abis disunat..dipamerin ke adek bayinya (12m lebih).. eh sama adeknya diremes aja itu… langsung ngejerit heboh lha semuanya =P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s