Week 12, Here You Come!

Kemarin dapat pemberitahuan dari aplikasi yang saya pakai kalau sekarang sudah masuk minggu ke-12 alias minggu terakhir dari trimester pertama. Apa? Saya tahu waktu berjalan cepat tapi ini supercepat, lho. Padahal selama menjalani trimester satu ini saya merasa waktu berjalan lambat, mungkin karena mabok banget dan selalu merasa capek, ya. Nopai, yang juga mabok berat waktu trimester pertama dulu, bilang kalau dia tidak bisa ingat banyak soal masa awal kehamilannya karena semua seperti berjalan s-e-l-o-w. 

Gimana kabar si bumil mabokan ini? Mabok, sih, berkurang … atau tetap tapi saya mulai tahu selahnya? Entah. Haha. Nafsu makan mulai meningkat tapi tetap mati gaya pilih makanan karena memang kali ini rewel, nih. Selama trimester pertama, saya hanya makan lidah asap tumis dan nasi hangat. Ada makanan lain yang saya paksakan seperti sayur dan buah (yang semakin sedikit (lagi) variasinya) tapi lidah asap selalu jadi pilihan utama makan besar. Saya kurang suka makan nasi pakai kuah, rasanya, kok, seperti blenyek yang berujung pada saya mual. Nah, sudah bisa ditebaklah, lidah asap ini agak bikin pening karena di Jakarta, setahu saya, cuma ada di Kem Chick (dekat kantor, sih) dan harganya lumayan aduhai. Yaaaa, sesekali lah. Hehe. Kemarin sempat titip juga sama Kiki di Badranaya Bandung, untuk sementara stoknya amaaan. Ta ta ta tapi … belakangan mulai bosan dengan menu ini dan belum menemukan pengganti. Hadeuh. Walaupun selera makan nggak seperti biasanya, tapi saya tetap dengan jadwal makan biasa plus ngemil di antara waktu makan. Dengan begini saja berat badan belum naik juga (waktu cek di saat kontrol kedua).

11 weeks pregnant

Lucu, deh, pas kontrol bulanan kemarin. Saya selalu bertanya-tanya apa rasanya melihat monitor USG saat hamil anak kedua, apakah excitement-nya sama? Ternyata … sama banget! It was like falling in love all over again. Mata kami berbinar-binar melihat gerakan aktifnya di monitor, bahagia dan haru jadi satu. Harusnya saya kontrol saat menginjak minggu ke-12 tapi karena ada hasil tes yang jelek dan saya parno, kami putuskan untuk memajukan waktu kontrol. Jadi, hasil tes anti HSV2 saya positif dan menurut dr. Aswin, saya harus minum antivirus selama 5 hari berturut-turut, 5 kali sehari. Setelahnya, saya harus menjalani tes yang sama untuk melihat apakah treatment tersebut berhasil menekan angka atau tidak. Worst case scenario, jika hasil cek dalam dekat waktu melahirkan jelek, saya nggak  bisa melahirkan normal. Sejauh ini saya menangani situasi tersebut dengan cukup positif. Ikuti saran dokter, hindari terlalu lelah dan stres (karena virus akan merajalela jika kondisi badan drop), dan pasrah kepada Yang Di Atas. Semua terjadi karena kuasa-Nya, kan?🙂

Kami menutup 2013 dengan berita baik lainnya … kalau kata teman-teman saya, rezeki besar awal tahun itu rezeki Igo. Rezeki besar di akhir tahun adalah rezeki Ubu Ucil pt. 2. Ya, Wallahu A’lam tapi yang jelas Alhamdulillah sekali dengan banyaknya rezeki di 2013.

Toodle-loo.

11 thoughts on “Week 12, Here You Come!

  1. ishhh keceee man, kok udah kliatan mlendungnya? gue masih kempes nih hehe *nasib deh ga dikasih duduk di busway
    sama banget gue juga mabokan nih hamil skrg. mana lemes, encok, pegel, linu.. mamiiiih… faktor U kayanya mah :)) sehat n semangat terus ya!
    eeh apps apaaa? aku mau ah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s