Ada Kupu-kupu

Ada kejutan manis kemarin sore di kantor … terasa ada blup blup yang familiar. Halo, bayinya ayah dan ibu🙂 Alhamdulillah. Pas banget di minggu ke-16 quickening-nya. Dan mungkin juga karena sudah anak kedua, saya ngeh. Dulu pas Igo baru sadar kalau itu gerakan bayi kira-kira mendekati bulan kelima. Waktu konsul terakhir minggu lalu, dokter sudah lihat kasih perkiraan jenis kelaminnya. Ya, kalau kami mah betul-betul pasrah soal itu, nggak ngoyo harus sepasang apalagi sampai niat tambah anak kalau ternyata yang sekarang belum membuat kami punya anak perempuan. Terpenting saya dan bayi sehat. Apa jenis kelaminnya? You just have to wait and see. Hehe. 

Bersyukur banget mual sudah mereda sekali. Paling hanya malam, itu pun karena pengaruh sakit kepala (YESSSS, mualnya diganti sakit kepala tiap hari dimulai dari sore). Nafsu makan sudah normal, mulai cepat lapar. Selera tetap sama, lebih pilih makanan gurih ketimbang manis. Menu makan siang bukan lagi lidah asap tapi menu masakan rumah biasa. Yay. Hasil tes yang jelek itu gimana … ya, masih jelek. Hehe. Tapi Alhamdulillah angkanya turun. Dokter Aswin positif sekali, beliau lihat kondisi saya juga bagus jadi harus dijaga supaya nggak ada outbreak. Doakan supaya sehat terus, ya🙂

It’s official! Tiap kali hamil, bawaan saya adalah ingin makan kambing terus. Waktu Igo, nasi goreng kambing. Sekarang, sop kaki kambing dengan isi yang sangat spesifik yaitu otak. Semua orang yang tahu pasti menebak janin ini laki-laki. Ih, jangan sediiih, waktu si Mama hamil saya dulu, beliau hampir tiap hari makan sop kaki kambing di Jl. Kendal, lho. Jadi belum tentu juga kalau ingin daging itu berarti mengandung anak laki-laki. Rada was-was juga, nih, soalnya sama sekali nggak doyan buah tapi kalau sayur, sih, oke … lap-lep masuk. Hihihi ada satu yang seperti “menetap” dari sejak tahu hamil … lebih suka makan di luar alias jajan. Duh, maaf, ya, Feeeeeb. Dia sampai geleng-geleng, “Ini lebih ngorek dompet ayahnya, yaaaa.” Hahaha.

Apa lagi, ya. Oh, saya jadi punya pengalaman akan “bawaan hamil”. Maklumlah pas Igo betul-betul kebo banget. Makan santai, nggak pakai mual, sakit kepala, ke mana-mana gagah sendiri. Saya pikir itu karena memang keseharian saya begitu. Kali ini, saya lebih “manja”. Hobi banget gegoleran. Saya bisa seharian gulang-guling di tempat tidur sambil nonton crime series nggak pakai pegal setelahnya. Selera makan juga saklek, yaitu harus gurih. Hobi baru: mantengin penyanyi berkulit moka. Duh, lap iler. Hahaha. Ya, itulah, ya … hamil yang dialami satu individu saja bisa berbeda. Apalagi kalau beda orang?

Igo supersenang dengan kehamilan ini. Sekarang, tiap kali kruntelan bertiga pasti dia bilangnya, “Ayooo, peluk-peluk berempaaaat, sama adik jugaaaaa.” Dan tiap malam, pasti dia minta cium adik sambil menyapa, “Halo, Adik. Ini Kakak Igo.” Dia berubah pikiran, katanya mau dipanggil “Kakak Igo” saja bukan “Mas Igo”. Dan nggak mau dibilang “Baby” lagi, padahal kami sudah jelaskan kalau itu juga umum digunakan untuk menggantikan kata “sayang”. Bahkan dia nggak mau dibilang lucu, maunya cakep (jelas sekali keturunan Febri, kan, percaya dirinya? Haha) karena merasa sudah besar dan dia laki-laki.

Eh, ini, kok, waktu terasa cepat banget berlalu, ya? Jangan-jangan mendadak sudah tiba waktunya melahirkan? *glek

 

 

14 thoughts on “Ada Kupu-kupu

    • Hahaha kemarin itu, kan, dahsyat bener, ya, mualnya … gue sampe ngeri bayangin kalau mualnya nggak bakal reda sampai waktunya melahirkan *amit-amit
      Eh, masuk ke minggu 15 mulai berkurang lumayan. Semangat terus, Iti! Hahaha, apa, yaaaaa … ada, deeeeeeh.

      • Haha, pas 12 minggu, sih, mulai berkurang tapi nggak drastis. Sekarang aja masih sensitif sama bau-bauan terutama white coffee. zZzZZ.
        Trus rasa yang tertinggal di mulut setelah makan manis juga masih suka bikin eneg.
        Gantinya mual adalah sakit kepala sore sampai waktu tidur malam, nih -____- tadinya mikir apa kurang kafein, pernah coba minum kopi eh, nggak pengaruh. Ya, sudahlah, ya, berarti bawaan hamil. Haha.

  1. mba..numpang intip2 blog-nya yaaa..dulu waktu hamil masuk bulan ke-4 saya juga sakit kepalaaaa (berteman sangat akrab ama salonpas hehehe), moga cepet “berlalu” ya sakit kplanya n lancar jaya sampai lahiran nanti🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s