Sesuatu Yang Baru

Minggu lalu saya mengalami sakit di ulu hati sampai tiga kali. Biasanya sakit saya rasakan jelang tengah malam di mana setelahnya pasti saya jadi sulit tidur. “Kamu maag itu … jangan telat makan, dong,” omel Febri. Duh, coba, ya, saya nggak pernah telat makan. Makan siang pasti berkisar pukul 12.00-12.30, di antara makan ada ngemil, dan makan malam juga paling lambat pukul 20.00. Ahuhu. Mana saya ini kalau sakit itu rada lebay … kemarin merasa sakitnya lebih parah daripada kontraksi, bahahaha. Eh, bener, lho … kalau kontraksi, kan, kita tahu garis finisnya. Nah, kalau sakit yang kemarin itu semacam tak berujung. Tsah.

Karena sudah semakin sering terasa, saya memutuskan untuk izin kerja dari rumah sambil mampir ke dokter penyakit dalam. Standarlah periksanya, ditanya soal kebiasaan makan, merokok atau tidak, konsumsi minuman beralkohol atau tidak. “Wah, kita cek lab lengkap, ya. Kalau semuanya oke, ibu harus pertimbangkan faktor stres. Uang belanja dari suami cukup nggak?” kata Pak Dokter. Jiaaaah. Masa, sih, stres? Saya nggak merasa. Febri bilang mungkin karena saya nggak rasa jadi lari ke fisik. Dunno. Hasil lab oke semua, beybiiii. Sehat, Alhamdulillah. Lah, lalu gimana ini si sakit ulu hati? Akh, mungkin saya kurang awas dengan diet selama ini … kopi, walaupun sehari belum tentu habis secangkir tapi, kan, tetap konsumsi … mungkin seiring bertambahnya usia, perut jadi lebih sensitif.

Minggu siang, Yuli dan Beny main ke rumah … eh, sikamplet malah nakut-nakutin sayaaaa … dia bilang saya mesti hati-hati karena, kok, gejalanya mirip dia waktu kena batu empedu dulu. Hadeh. “Man, lo mending kurangi konsumsi lemak, deh. Nasi ganti nasi merah atau cokelat gitu. Gue dulu gitu, tuh,” saran Yuli. Ah, betul juga, ya. Memang sudah agak lama saya mau mulai mengubah pola makan. Nggak yang drastis gimana banget tapi lebih jaga saja. Sekarang saya lebih banyak konsumsi sayur dibanding dulu, makan nasi juga porsinya nggak segila sebelumnya, dan entah kenapa, sejak hamil Gya, saya jadi lebih nge-fans sama tahu-tempe. Hahaha. Waktu cuti melahirkan hampir tiap hari di rumah masak makanan berbahan dasar tahu dan tempe sampai si Febri superbosan. *salim sama suami

Di rumah, biarpun agak telat haha, sepertinya akan alami perubahan isi belanjaan bulanan, deh. Saya mau mulai beralih ke beras merah (dulu), mengurangi masakan goreng-goreng, dan kalaupun ada makanan goreng, minyaknya mau diganti ke minyak soya. Apalagi di keluarga ada keturunan hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes. *kok, seram* Baca-baca di sini, kok, cocok, ya, sama kondisi saya. Pokoknya mulai sekarang harus, harus, harus lebih aware soal kesehatan. Huhu. Investasi terbesar untuk Igo dan Gya bukanlah pendidikan tapi kesehatan saya dan Febri. Tsaaaah … lagi waras, nih, ngetiknya. Hahaha.

9 thoughts on “Sesuatu Yang Baru

    • Ahaha ini juga masih, Dan. Tapi mau coba beralih pelan-pelan. Amin, semoga Dani dan keluarga selalu sehat juga, yah.

  1. Manda, sakit maag sama batu empedu itu memang saru. Pas hamil, gue kira gue diserang maag melulu, dokternya sampai bingung. Pas di cek mendalam, ternyata memang ada gumpalan kecil di empedu, yang ajaibnya hilang pas udah melahirknya😐 Sebagai penderita maag sejak tahun 2000, dan dirawat berkali-kali, maag ini memang tricky. Kadang sudah makan tepat waktu, tetep kena karena beban pikiran. Jadi kalau gue, simpen coklat, deh. Kalau berasa kebanyakan pikiran dan perut mulai sakit, gue makan coklat ditemenin segelas air hangat.. Hahahaha, anehnya, it works! :)) Coba cari-cari selah stress reliever-nya, deh!

    • Nah, yaaaaa. Huhu. Memang kudu cari selah buat si stres. Kemarin endoskopi, kalau saran dokter itu gue harus perhatikan makanan terutama yang berlemak dan berminyak. Plus jeda waktu antara makan malam berat dan tidur kudu diperhatikan juga. Mari dicobalah kalau begitu.

  2. Pingback: The Greatest Wealth is Health |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s