Wonder Weeks

Menjadi orangtua adalah proses belajar tiada henti sepanjang hidup. Dari mulai awal hamil sampai anak kita nanti kasih cucu sepertinya ada saja yang harus kita pelajari, kuasai, dan terapkan soal parenting. Nah, kemarin itu saya sempat bingung kenapa mendadak Gya cranky padahal dia termasuk easy baby. Mbak Ria bilang seharian bisa clingy banget. Tidur siang dan malam gelisah, minum susu juga nggak selahap biasanya. Mertua saya bilang mau ngentengin badan. Mungkin maksudnya Gya lagi memersiapkan diri punya keahlian baru. So I browse around and discover about: Wonder Weeks. APA PULA ITU?

Dua dokter asal Belanda, Frans Plooj & Dr Hetty van de Rijt menemukan istilah “Wonder Weeks” untuk menjelaskan perkembangan mental (mental leaps) yang dialami bayi pada 20 bulan pertama hidupnya. “Lompatan” ini muncul 10 kali di waktu yang cukup spesifik. Kedua dokter ini menemukan bahwa hal tersebut berhubungan dengan perubahan sistem otak dan saraf sehingga di tiap fase lompatan, bayi mengalami perkembangan pada pola pikir dan sensoriknya.

Jadi, kalau dulu cuma kenal growth spurt sekarang ada istilah baru, wonder weeks. Setidaknya baru buat saya, ya, hehe. Wonder weeks ini ditandai dengan 3C: crying, clingy, cranky padahal anak sedang tidak sakit. Durasi 3C bisa sekitar 2-3 hari atau bahkan bertahan hingga 6 minggu (WADUH!). Biasanya 3C ini muncul bersamaan dengan “gejala” lain seperti makan/minum lebih lahap atau malah berkurang (ini terjadi pada Gya) dan gelisah saat tidur (terjadi juga pada Gya).

Kalau baca-baca, sih, Gya sedang mengalami “Leap 4” yang terjadi pada usia 14.5-19.5 minggu. Jadi di lompatan ke-4 ini Gya akan lebih bisa memahami proses terjadinya sesuatu dan bisa bereksperimen bagaimana caranya memulai serangkaian kejadian. Perkembangan lainnya: akan jadi lebih aktif lagi, kemampuannya menggenggam juga jadi lebih baik serta mengenali namanya. Lalu untuk persiapan, saya coba pahami juga lompatan selanjutnya.

“Leap 5” akan terjadi pada usia 22 -26  minggu di mana bayi akan mulai kenal dengan rasa cemas, apalagi kalau diajak main/digendong oleh orang yang dia kurang kenal, mulai bisa mengenali beragam reaksi orang, tertarik dengan detail barang, bereksperimen angkat dan buang barang (haha, dulu Igo begini banget, nih sampai kita jompo berulang kali pungut barang di lantai), dan mencoba memahami bagaimana kata diterjemahkan menjadi tindakan. Oke, sip.

Haha, ternyata yang orang dulu bilang tiap kali anak rewel itu mau tambah pintar itu ada penjelasan ilmiahnya, ya. Kalau mau tahu lebih banyak soal wonder weeks bisa lihat ke situs ini.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s