Menutup 2014

Mungkin basi tapi biar saja. Terinspirasi dari Facebook, saya mau buat tulisan soal 2014. Tahun ini seperti naik roller coaster, naik-turun. Allah memang Maha Adil. Separuh 2014 saya jalani dalam kondisi hamil Gya, yang di luar dugaan berbeda dengan kehamilan pertama enam tahun sebelumnya. Saya menikmati all day sickness, flek, dan tak lupa bed rest alias istirahat dari aktivitas ke kantor. Ya harus dinikmatilah wong nggak ada pilihan lain. Hahaha.

Selain menikmati kehamilan kedua yang cukup menantang, saya juga menikmati banyak situasi jantung rasanya mau lompat keluar dari rongga dada di area finansial. Tapi kami tahu itu risiko yang harus dijalani, kami ikhlas. Allah sudah mengatur rezeki kami. Kami tinggal usaha, tawakal, dan manage kalau sudah waktu-Nya rezeki itu menjadi milik kami. Memang, sih, kadang ada waktunya saya menghela napas, tertegun lalu bertanya dalam hati kapan waktu kami untuk ina, inu tapi Alhamdulillah bisa waras kembali dalam waktu singkat … bersyukur, bersyukur, bersyukur kami bisa di titik seperti sekarang dengan tangan dan kaki sendiri.

Tahun ini saya dan Febri banyak ngobrol soal kami, impian, dan yang paling urgent, soal realita hidup. Kami tahu untuk mencapai itu ada langkah yang harus nyata diambil. Bismillah, kami sedang merangkai langkah. Nggak mau gegabah juga karena taruhannya nggak kecil, anak-anak. Sempat ada sesuatu tapi mungkin Allah punya rencana lain buat saya, I dunno. Ya, ikhlas saja … Allah tahu yang terbaik. Harus yakin.

Alhamdulillah untuk 2014, Bismillah untuk 2015. May the force be with us.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s