Sekarang

Ada kalanya kita hanya perlu tetap menjalani hidup dan biarkan Dia ambil alih🙂

Status kemarin, yang ternyata mengundang beberapa japri dari teman karena sebelum status tersebut saya post mengenai suatu hal yang cukup mengagetkan. Buat yang kenal saya dekat pasti tahu betapa besar arti objek postingan itu buat kami. Lantas pertanyaan dilanjutkan dengan memastikan apakah kami sudah yakin. Insya Allah yakin itu adalah yang terbaik untuk saat ini.

Bukan hal mudah untuk membahas dan berdiskusi soal itu, we’ve been together for almost 2 decades dan ternyata itu nggak ngaruh, haha, kami masih butuh waktu mikir sendiri-sendiri mengenai hal tersebut sebelum duduk bareng dan mengeluarkan isi kepala serta hati dengan adem. Sejak awal saya yang mencetuskan ide terlebih dulu, tentu disambut dengan raut muka kencang Febri. Respons wajar, saya paham kenapa dia begitu. Bebannya ada di dia. Maaf, ya, Feb. Ribuan kali sudah pemikiran bahwa saya gagal bantu dirinya terbersit dalam kepala. Tapi, Feb, percayalah, kamu bisa. Kita bisa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s