#YourBeautyRules

Dulu, sebelum kerja di kantor sekarang, selalu berpikir dengan kulit gelap gini pakai makeup jadi kurang bebas. Banyak aturan yang mesti diikuti. Sekarang? Bersyukur sekali warna kulit saya eksotis, haha, soalnya lebih bisa main warna lipstik. Ya, dari semua produk makeup, saya paling suka lipstik. Cara paling mudah untuk terlihat “dandan”. Saya selalu mikir warna lipstik yang netral membuat saya terlihat seperti sedang masa pemulihan pasca terkena DBD tapi belum berani pakai warna yang tegas (alias menor) … malas dikomentari orang … lama kelamaan, “Ah, bodo amatlah orang mau berpikir apa. Febri nggak keberatan, so be it.” Ketagihan, deh, pakai warna lipstik gonjreng. Ternyata warna menor malah bikin kulit saya terlihat lebih cerah ;) Jadi, #YourBeautyRules saya adalah jangan takut pakai warna bold untuk lipstik! What is #YourBeautyRules?

 

?

Hampir satu bulan mengubah penampilan. Pertanyaan dan pernyataan dengan nada kaget masih saya terima. Hehe. Terharu juga, sih, mendengar reaksi lingkungan … tidak sedikit yang mendoakan supaya penampilan sekarang menjadi standar baru untuk saya beribadah dan bersikap, tidak sedikit pula yang bertanya secara pribadi soal “perjalanan spiritual” (padahal, mah, nggak ada) saya. Soal yang kedua, ternyata di sekeliling saya sudah banyak yang berpikir soal mengubah penampilan tapi belum yakin, makanya pada tanya ke saya … apa yang membuat saya yakin.

Beberapa alasan “belum yakin” yang saya dengar antara lain: pasangan dan concern soal pekerjaan. Saya nggak memberikan respons apa-apa ketika mereka cerita soal alasan tersebut karena saya tahu mereka paham jawabannya tapi memang “belum siap” menjalani jawaban tersebut. Saya hanya mendengarkan saja. Kepada tiap orang yang bertanya, saya hanya pesan satu hal: “Kalau sudah ada niat, embrace it. Jangan dilawan.” Karena itu yang sudah saya lakukan.

Buat teman-teman yang sudah punya niat dan pemikiran ke arah sana, let it flow. Percayalah, niat baik akan selalu mendapat jalan-Nya :)

Mei, Selalu

Whoaaa! I did not see it coming!

Reaksi yang banyak saya dapat waktu mengutarakan niat mengubah penampilan. Wajar … wong saya sendiri juga kaget setengah ampun. Kalau ditanya soal “hidayah”, saya cuma ketawa … nggak ada hidayah-hidayahan dan juga nggak terkait kaul atau janji apa pun. One day I woke up and decided that I have to do it…maybe not in the near future (this happened a couple of months back) but I have to get it on my to-do list. Buat orang yang jarang salat, puasa juga masih banyak nakalnya, multatul suka asal jeplak, endeskrey endebrey, apa yang saya lakukan adalah sesuatu yang cukup drastis, buat saya dan juga orang di sekeliling saya. Ada yang tanya soal kesiapan, “Are you sure you’re ready, Man?” Saya nggak defensif, saya berterima kasih atas pertanyaan itu … karena saya jadi lebih yakin, tentu saja siap … waitharus siap karena memang sudah jelas. Continue reading